Tampilkan postingan dengan label religi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label religi. Tampilkan semua postingan

Senin, 11 Maret 2013

Sekilas Tentang Hari Raya Nyepi

Sekilas Tentang Hari Raya Nyepi - Besok merupakan Hari Raya Nyepi 2013 yang dirayakan oleh umat Hindu,, berikut adalah sekilas pengertian mengenai Hari Raya Nyepi.

Sekilas Tentang Hari Raya Nyepi

Nyepi adalah hari raya umat Hindu yang dirayakan setiap tahun Baru Saka. Hari ini jatuh pada hitungan Tilem Kesanga (IX) yang dipercayai merupakan hari penyucian dewa-dewa yang berada di pusat samudera yang membawa intisari amerta air hidup. Untuk itu umat Hindu melakukan pemujaan suci terhadap mereka.

Nyepi berasal dari kata sepi (sunyi, senyap). Hari Raya Nyepi sebenarnya merupakan perayaan Tahun Baru Hindu berdasarkan penanggalan/kalender caka, yang dimulai sejak tahun 78 Masehi. Tidak seperti perayaan tahun baru Masehi, Tahun Baru Saka di Bali dimulai dengan menyepi. Tidak ada aktivitas seperti biasa. Semua kegiatan ditiadakan, termasuk pelayanan umum, seperti Bandar Udara Internasional pun tutup, namun tidak untuk rumah sakit.
Tujuan utama Hari Raya Nyepi adalah memohon ke hadapan Tuhan Yang Maha Esa, untuk menyucikan Bhuana Alit (alam manusia/microcosmos) dan Bhuana Agung/macrocosmos (alam semesta). Sebelum Hari Raya Nyepi, terdapat beberapa rangkaian upacara yang dilakukan umat Hindu, khususnya di daerah Bali.
ogoh-ogoh

Melasti, Tawur (Pecaruan), dan Pengrupukan

Tiga atau dua hari sebelum Nyepi, umat Hindu melakukan Penyucian dengan melakukan upacara Melasti atau disebut juga Melis/Mekiyis. Pada hari tersebut, segala sarana persembahyangan yang ada di Pura (tempat suci) diarak ke pantai atau danau, karena laut atau danau adalah sumber air suci (tirta amerta) dan bisa menyucikan segala leteh (kotor) di dalam diri manusia dan alam.
Sehari sebelum Nyepi, yaitu pada "tilem sasih kesanga" (bulan mati yang ke-9), umat Hindu melaksanakan upacara Buta Yadnya di segala tingkatan masyarakat, mulai dari masing-masing keluarga, banjar, desa, kecamatan, dan seterusnya, dengan mengambil salah satu dari jenis-jenis caru (semacam sesajian) menurut kemampuannya. Buta Yadnya itu masing-masing bernama Pañca Sata (kecil), Pañca Sanak (sedang), dan Tawur Agung (besar). Tawur atau pecaruan sendiri merupakan penyucian/pemarisuda Buta Kala, dan segala leteh (kekotoran) diharapkan sirna semuanya. Caru yang dilaksanakan di rumah masing-masing terdiri dari nasi manca (lima) warna berjumlah 9 tanding/paket beserta lauk pauknya, seperti ayam brumbun (berwarna-warni) disertai tetabuhan arak/tuak. Buta Yadnya ini ditujukan kepada Sang Buta Raja, Buta Kala dan Batara Kala, dengan memohon supaya mereka tidak mengganggu umat.
Mecaru diikuti oleh upacara pengerupukan, yaitu menyebar-nyebar nasi tawur, mengobori-obori rumah dan seluruh pekarangan, menyemburi rumah dan pekarangan dengan mesiu, serta memukul benda-benda apa saja (biasanya kentongan) hingga bersuara ramai/gaduh. Tahapan ini dilakukan untuk mengusir Buta Kala dari lingkungan rumah, pekarangan, dan lingkungan sekitar. Khusus di Bali, pengrupukan biasanya dimeriahkan dengan pawai ogoh-ogoh yang merupakan perwujudan Buta Kala yang diarak keliling lingkungan, dan kemudian dibakar. Tujuannya sama yaitu mengusir Buta Kala dari lingkungan sekitar.
Hari Raya Nyepi

Puncak acara Nyepi

Keesokan harinya, yaitu pada pinanggal pisan, sasih Kedasa (tanggal 1, bulan ke-10), tibalah Hari Raya Nyepi sesungguhnya. Pada hari ini suasana seperti mati. Tidak ada kesibukan aktivitas seperti biasa. Pada hari ini umat Hindu melaksanakan "Catur Brata" Penyepian yang terdiri dari amati geni (tiada berapi-api/tidak menggunakan dan atau menghidupkan api), amati karya (tidak bekerja), amati lelungan (tidak bepergian), dan amati lelanguan (tidak mendengarkan hiburan). Serta bagi yang mampu juga melaksanakan tapa, brata, yoga, dan semadhi.
Demikianlah untuk masa baru, benar-benar dimulai dengan suatu halaman baru yang putih bersih. Untuk memulai hidup dalam tahun baru Caka pun, dasar ini dipergunakan, sehingga semua yang kita lakukan berawal dari tidak ada,suci dan bersih. Tiap orang berilmu (sang wruhing tattwa jñana) melaksanakan brata (pengekangan hawa nafsu), yoga (menghubungkan jiwa dengan paramatma (Tuhan)), tapa (latihan ketahanan menderita), dan samadi (manunggal kepada Tuhan, yang tujuan akhirnya adalah kesucian lahir batin).
Semua itu menjadi keharusan bagi umat Hindu agar memiliki kesiapan batin untuk menghadapi setiap tantangan kehidupan di tahun yang baru.

Ngembak Geni (Ngembak Api)

Rangkaian terakhir dari perayaan Tahun Baru Saka adalah hari Ngembak Geni yang jatuh pada "pinanggal ping kalih" (tanggal 2) sasih kedasa (bulan X). Pada hari ini Tahun Baru Saka tersebut memasuki hari ke dua. Umat Hindu melakukan Dharma Shanti dengan keluarga besar dan tetangga, mengucap syukur dan saling maaf memaafkan (ksama) satu sama lain, untuk memulai lembaran tahun baru yang bersih. Inti Dharma Santi adalah filsafat Tattwamasi yang memandang bahwa semua manusia di seluruh penjuru bumi sebagai ciptaan Ida Sanghyang Widhi Wasa hendaknya saling menyayangi satu dengan yang lain, memaafkan segala kesalahan dan kekeliruan. Hidup di dalam kerukunan dan damai.

original source : id.wikipedia.org
Editor             : Ayo Baca

Selasa, 05 Maret 2013

SEORANG ILMUWAN MASUK ISLAM KARENA ANJING


Keajaiban ALLAH
ayo-baca.com - Pada kali ini, sebuah kisah seorang ilmuwan akhirnya menjadi mu'alaf setelah mengetahui secara persis karakter binatang berupa anjing. 

Seorang ilmuwan besar yang mendalami bidang bakteri berkunjung ke Mesir untuk menyekolahkan anaknya dan dia sendiri memperoleh pekerjaan dalam bidangnya tersebut. Pada suatu hari dia membaca buku hadist yang berhubungan dengan masalah kesehatan. Tiba² dia tidak percaya ketika membaca hadist Nabi SAW.
Rasulullah SAW bersabda,
"Jika seekor anjing menjilat perkakas rumah salah seorang di antara kalian, maka cucilah alat (tempat) itu tujuh kali, satu kali diantara yang tujuh itu dicampur dengan tanah...!!!"

Sejenak dia berdiam menatap hadist itu. Dalam dirinya mulai timbul pertanyaan², bahwa perintah mencuci tujuh kali itu memang harus dilakukan, dan merupakan kewajiban, namun mengapa Nabi masih menyuruh membasuh tempat itu satu kalinya dengan tanah...??? Tidakkah dengan memakai air saja sudah cukup...???

Pertanyaan itu terus mengganggunya. Kemudian dia mengambil sebuah perkakas rumah dan membiarkannya dijilati anjing. Lalu mencucinya dengan air tujuh kali. Setelahnya ia teliti dengan menggunakan mikroskop, dan yang terlihat adalah berjuta² bakteri masih melekat di tempat itu. Berarti mencuci dengan air tidaklah cukup untuk menghilangkan bakteri atau kuman² penyakit anjing yang melekat ditempat tersebut.

Sekarang dia mencoba sekali lagi, mencuci tempat itu dengan debu. Dan setelah diteliti, ternyata, kuman² telah hilang seluruhnya.

Pertanyaan yang timbul dibenaknya sekarang adalah siapa yang memberitahukan hal ini kepada Nabi Muhammad SAW...???

Padahal penemuan rahasia bakteri baru diketemukan oleh Pasteur (1822-1895).

Bukankah jauh sekali jarak antara Muhammad dengan Pasteur...???

Berarti penemuan Pasteur hanyalah mengulang penemuan lama, dimana Muhammad telah mengetahui bahwa bakteri atau kuman penyakit itu ada pada anjing dan dapat dihilangkan hanya dengan mempergunakan debu dan dibasuh dengan air enam kali.

Siapa yang memberitahukan hakikat ilmiah ini kepada Nabi Muhammad SAW...???

Subhanallah, Allah SWT lah yang memberi petunjuk kepada Nabi Muhammad SAW, segala hal yang bermanfaat bagi umatnya.

Dan akhirnya keyakinan ilmuwan tersebut memperkuatnya untuk masuk Islam bersama puterinya yang kala itu ikut bersamanya ke Kairo.

Sumber: Bagaimana Aku Melihat ALLAH, 1982.
 SEORANG ILMUWAN MASUK ISLAM KARENA ANJING

Jumat, 08 Februari 2013

Info Seputar Tahun Baru Imlek 2013


Tahun Baru Imlek 2013
Tahun Baru Imlek atau dikenal juga dengan Tahun Baru China dimulai dengan Bulan Baru pada hari pertama tahun baru dan berakhir pada bulan purnama 15 hari kemudian. Hari ke-15 tahun baru disebut Festival Lentera, yang dirayakan pada malam hari dengan menampilkan lentera dan anak-anak membawa lentera dalam parade.

Kalender Cina didasarkan pada kombinasi dari gerakan bulan dan matahari. Siklus lunar adalah sekitar 29,5 hari. Dalam rangka untuk "mengejar" dengan kalender matahari menyisipkan Cina tambahan satu bulan sekali setiap beberapa tahun (tujuh tahun keluar dari 19-yearcycle). Ini adalah sama seperti menambahkan satu hari ekstra pada tahun kabisat. Inilah sebabnya, menurut kalender matahari, Tahun Baru Cina jatuh pada tanggal yang berbeda setiap tahunnya.

Malam Tahun Baru dan Hari Tahun Baru dirayakan sebagai acara keluarga, waktu reuni dan syukur. Perayaan secara tradisional disorot dengan upacara keagamaan yang diberikan untuk menghormati Langit dan Bumi, para dewa rumah tangga dan leluhur keluarga.

Pengorbanan kepada nenek moyang, yang paling penting dari semua ritual, bersatu para anggota hidup dengan mereka yang telah meninggal. Kerabat Departed diingat dengan rasa hormat yang besar karena mereka bertanggung jawab untuk meletakkan dasar bagi keberuntungan dan kemuliaan keluarga.

Kehadiran nenek moyang diakui pada malam tahun baru dengan makan malam diatur bagi mereka di meja perjamuan keluarga. Roh-roh para leluhur, bersama-sama dengan yang masih hidup, merayakan awal Tahun Baru sebagai salah satu komunitas besar. Pesta komunal yang disebut "mengelilingi kompor" atau weilu. Ini melambangkan persatuan keluarga dan menghormati generasi masa lalu dan kini.

Tahun Baru Imlek 2013 
Tahun Baru Cina akan dimulai pada tanggal 10 Februari 2013 yang menandai awal Tahun Ular. Tahun 4711 akan di Kalender Cina. Tahun Baru Cina juga dikenal sebagai Festival Musim Semi.

Tahun Baru Cina adalah festival utama Cina tahun dan itu bukan acara keagamaan. Kami menjelaskan beberapa tradisi dan cerita terkait dengan perayaan ini.

Sebagai Cina menggunakan kalender Lunar untuk festival mereka tanggal Cina perubahan Tahun Baru dari tahun ke tahun. Tanggal tersebut sesuai dengan hilal (bulan hitam) baik dalam akhir Januari atau Februari. Secara tradisional perayaan berlangsung selama lima belas hari, berakhir pada tanggal bulan purnama.

Pesta kembang api dan Keluarga
Pada perayaan Imlek orang mengenakan pakaian merah, hiasi dengan puisi di atas kertas merah, dan memberikan anak-anak "uang keberuntungan" dalam amplop merah. Merah melambangkan api, yang menurut legenda dapat mengusir nasib buruk. Kembang api yang mandi perayaan berakar pada kebiasaan kuno mirip. Dulu, orang-orang di China menyalakan batang bambu, percaya bahwa api berderak akan menakut-nakuti roh jahat.

source : 
  • topmarks.co.uk
  • infoplease.com
  • education2.uvic.ca
  • wikipedia.com
Editor and Translate By Zamal Abdul Halim

Rabu, 23 Januari 2013

Maulid Nabi Muhammad SAW 1434 H


Maulid Nabi Muhammad SAW 1434 H
ayo-baca.com - Sekitar 1500 tahun lalu, sebuah kemuliaan terbesar diterima oleh alam semesta. Sosok yang dzat-nya telah diciptakan terlebih dahulu atas segala sesuatu sekaligus dzat yang karenanya segala sesuatu diciptakan, terlahir ke dunia. Namanya Muhammad yang bergelar Rasul dan Nabi Saw. Ia lahir dari rahim suci Aminah yang tak lain adalah istri lelaki mulai bernama Abdullah.
Sejak kelahirannya, tanda-tanda kebesarannya telah terlihat. Kelahirannya membawa berkah bagi Kota Makkah karena saat itu pasukan bergajah pimpinan Abrahah gagal menyerang Kota Makkah.

Kelahirannya di Kota Makkah menjadikan Makkah sebagai pusat peradaban Islam. Kelahirannya di Kota Makkah membuat Makkah menjadi kota yang tentram dan damai. Salah satu episode terbaik yang biasa diungkapkan untuk memperlihatkan kedamaian Makkah dengan keberadaan Nabi Saw yakni saat kepala suku saling berebut dan berkonflik untuk meletakkan kembali Hajar Aswad di posisinya di dinding Ka'bah, Nabi Saw datang menghamparkan sorbannya dan meletakkan Hajar Aswad di tengahnya lalu meminta para kepala suku memegang setiap bagian pinggir sorbannya untuk mengangkat Batu Suci itu. Sehingga, semuanya merasa sama-sama mengangkat dan mengembalikan Hajar Aswad itu ke posisinya. Dan mereka pun berdamai.

Nilai-nilai kebijaksanaan, keteladanan dan kepemimpinan seperti dalam kisah di atas yang menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw patut selalu dilestarikan, walau telah berlalu sekitar 1500 tahun lalu. Sebab, dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw, umat Islam bukan hanya bersama-sama dalam satu kesatuan mengungkapkan kecintaannya pada Nabi-nay dalam berbagai ekspresi. Namun, dalam peringatan itu, kita sedang dituntun mengingat kembali episode demi episode dari kehidupan Nabi Saw. Sebab, dalam setiap episode kehidupannya mengandung keteladanan, kebijaksanaan dan nilai-nilai kepemimpinan yang patut kita teladani dan praktekkan dalam diri dan khidupan kita.

Dan, sebagaimana diungkapkan oleh Karen Armstrong dalam karyanya yang terkenal berjudul Muhammad; Prophet for Our Time, keteladanan Muhammad Saw sebagai sosok manusia yang telah sukses dalam membangun peradaban umat manusia dengan niali-nilai kebijaksanaan dan kepemimpinan menjadikan upaya mempelajari dan memperingati setiap episode kehidupannya tak lagi hanya diminati doleh umat Islam, tapi oleh komunitas non-Muslim yang menghendaki pelajaran berharga tentang kebijaksanaan.
Maka, sudah sepatutnya bagi kita selaku umat Islam untuk terus melestarikan momentum dan peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw. Namun, tak berhenti sebatas pada ritual semata. Namun, merefleksikan dan mempelajari keteladanannya guna menjadi panduan bagi kita dalam mengarungi samudera kehidupan ini.

Mizan

Maulid Nabi Muhammad SAW 1434 H

Sabtu, 29 Desember 2012

‎7 Golongan Yang Allah Naungi di Hari Kiamat

Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda:
سَبْعَةٌ يُظِلُّهُمْ اللَّهُ فِي ظِلِّهِ يَوْمَ لَا ظِلَّ إِلَّا ظِلُّهُ: الْإِمَامُ الْعَادِلُ وَشَابٌّ نَشَأَ فِي عِبَادَةِ رَبِّهِ وَرَجُلٌ قَلْبُهُ مُعَلَّقٌ فِي الْمَسَاجِدِ وَرَجُلَانِ تَحَابَّا فِي اللَّهِ اجْتَمَعَا عَلَيْهِ وَتَفَرَّقَا عَلَيْهِ وَرَجُلٌ طَلَبَتْهُ امْرَأَةٌ ذَاتُ مَنْصِبٍ وَجَمَالٍ فَقَالَ إِنِّي أَخَافُ اللَّهَ وَرَجُلٌ تَصَدَّقَ أَخْفَى حَتَّى لَا تَعْلَمَ شِمَالُهُ مَا تُنْفِقُ يَمِينُهُ وَرَجُلٌ ذَكَرَ اللَّهَ خَالِيًا فَفَاضَتْ عَيْنَا
“Ada tujuh golongan manusia yang akan mendapat naungan Allah pada hari yang tidak ada naungan kecuali naungan-Nya:
1. Pemimpin yang adil.
2. Pemuda yang tumbuh di atas kebiasaan ‘ibadah kepada Rabbnya.
3. Lelaki yang hatinya terpaut dengan masjid.
4. Dua orang yang saling mencintai karena Allah, sehingga mereka tidak bertemu dan tidak juga berpisah kecuali karena Allah.
5. Lelaki yang diajak (berzina) oleh seorang wanita yang mempunyai kedudukan lagi cantik lalu dia berkata, ‘Aku takut kepada Allah’.
6. Orang yang bersedekah dengan sembunyi-sembunyi, hingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diinfakkan oleh tangan kanannya.
7. Orang yang berdzikir kepada Allah dalam keadaan sendiri hingga kedua matanya basah karena menangis.”
(HR. Al-Bukhari no. 620 dan Muslim no. 1712)

Penjelasan:
Ketujuh orang yang tersebut dalam hadits di atas, walaupun lahiriah amalan mereka berbeda-beda bentuknya, akan tetapi semua amalan mereka itu mempunyai satu sifat yang sama yang membuat mereka semua mendapat naungan Allah Ta’ala. Sifat itu adalah mereka sanggup menyelisihi dan melawan hawa nafsu mereka guna mengharapkan keridhaan Allah dan ketaatan kepada-Nya.
1. Pemimpin yang adil.
Dia adalah manusia yang paling dekat kedudukannya dengan Allah Ta’ala pada hari kiamat. Dari Abdullah bin Amr bin Al-Ash radhiallahu anhuma dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
إِنَّ الْمُقْسِطِينَ عِنْدَ اللَّهِ عَلَى مَنَابِرَ مِنْ نُورٍ عَنْ يَمِينِ الرَّحْمَنِ عَزَّ وَجَلَّ وَكِلْتَا يَدَيْهِ يَمِينٌ الَّذِينَ يَعْدِلُونَ فِي حُكْمِهِمْ وَأَهْلِيهِمْ وَمَا وَلُوا
“Orang-orang yang berlaku adil berada di sisi Allah di atas mimbar yang terbuat dari cahaya, di sebelah kanan Ar-Rahman Azza wa Jalla -sedangkan kedua tangan Allah adalah kanan semua-. Yaitu orang-orang yang berlaku adil dalam hukum, adil dalam keluarga dan adil dalam melaksanakan tugas yang dibebankan kepada mereka.” (HR. Muslim no. 3406)

2. Pemuda yang tumbuh di atas kebiasaan ‘ibadah kepada Rabbnya.
Hal itu karena dorongan dan ajakan kepada syahwat di masa muda mencapai pada puncaknya, karenanya kebanyakan awal penyimpangan itu terjadi di masa muda. Tapi tatkala seorang pemuda sanggup untuk meninggalkan semua syahwat yang Allah Ta’ala haramkan karena mengharap ridha Allah, maka dia sangat pantas mendapatkan keutamaan yang tersebut dalam hadits di atas, yaitu dinaungi oleh Allah di padang mahsyar.

3. Lelaki yang hatinya terpaut dengan masjid.
Sungguh Allah Ta’ala telah memuji semua orang yang memakmurkan masjid secara umum di dalam firman-Nya:
في بيوت أذن الله أن ترفع ويذكر فيها اسمه يسبح له فيها بالغدو والآصال رجال لا تلهيهم تجارة ولا بيع عن ذكر الله وإقام الصلاة وإيتاء الزكاة يخافون يوماً تتقلب فيه القلوب والأبصار ليجزيهم الله أحسن ما عملوا ويزيدهم من فضله والله يرزق من يشاء بغير حساب
“Bertasbih kepada Allah di masjid-masjid yang telah diperintahkan untuk dimuliakan dan disebut nama-Nya di dalamnya, pada waktu pagi dan waktu petang. Laki-laki yang tidak dilalaikan oleh perniagaan dan tidak (pula) oleh jual beli dari mengingati Allah, dan (dari) mendirikan sembahyang, dan (dari) membayarkan zakat. Mereka takut kepada suatu hari yang (di hari itu) hati dan penglihatan menjadi goncang. (Meraka mengerjakan yang demikian itu) supaya Allah memberikan balasan kepada mereka (dengan balasan) yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan, dan supaya Allah menambah karunia-Nya kepada mereka. Dan Allah memberi rezki kepada siapa yang dikehendaki-Nya tanpa batas.” (QS. An-Nur: 36-38)
Terkaitnya hati dengan masjid hanya akan didapatkan oleh siapa saja yang menuntun jiwanya menuju ketaatan kepada Allah. Hal itu karena jiwa pada dasarnya cenderung memerintahkan sesuatu yang jelek. Sehingga jika dia meninggalkan semua ajakan dan seruan jiwa yang jelek itu dan lebih mendahulukan kecintaan kepada Allah, maka pantaslah dia mendapatkan pahala yang sangat besar.

4. Dua orang yang saling mencintai karena Allah, sehingga mereka tidak bertemu dan tidak juga berpisah kecuali karena Allah.
Kedua orang ini telah berjihad dalam melawan hawa nafsu mereka. Hal itu karena hawa nafsu itu menyeru untuk saling mencintai karena selain Allah karena adanya tujuan-tujuan duniawiah. Makna ‘mereka tidak bertemu dan tidak juga berpisah kecuali karena Allah’ adalah keduanya bersatu dan bermuamalah karena keduanya mencintai Allah. Karenanya kapan salah seorang di antara mereka berubah dari sifat ini (mencintai Allah), maka temannya itu akan meninggalkannya dan menjauh darinya karena dia telah meninggalkan sifat yang menjadi sebab awalnya mereka saling menyayangi. Sehingga jadilah ada dan tidak adanya cinta dan sayang di antara keduanya berputar dan ditentukan oleh ketaatan kepada Allah dan berpegang teguh kepada sunnah Rasul-Nya shallallahu alaihi wasallam.

5. Lelaki yang diajak (berzina) oleh seorang wanita yang mempunyai kedudukan lagi cantik lalu dia berkata, ‘Aku takut kepada Allah’.
Yakni: Dia diminta oleh wanita yang mengumpulkan status social yang tinggi, harta yang melimpah, dan kecantikan yang luar biasa untuk berzina dengannya. Akan tetapi dia menolak permintaan dan ajakan tersebut karena takut kepada Allah. Maka ini tanda yang sangat nyata menunjukkan dia lebih mendahulukan kecintaan kepada Allah daripada kecintaan kepada hawa nafsu. Dan orang yang sanggup melakukan ini akan termasuk ke dalam firman Allah Ta’ala:
وأما من خاف مقام ربه ونهى النفس عن الهوى فإن الجنة هي المأوى
“Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya.” (QS. An-Naziat: 40)
Dan pemimpin setiap lelaki dalam masalah ini adalah Nabi Yusuf alaihissalam.

6. Orang yang bersedekah dengan sembunyi-sembunyi, hingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diinfakkan oleh tangan kanannya.
Yakni dia berusaha semaksimal mungkin agar sedekah dan dermanya tidak diketahui oleh siapapun kecuali Allah, sampai-sampai diibaratkan dengan kalimat ‘hingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diinfakkan oleh tangan kanannya’.
Karenanya disunnahkan dalam setiap zakat, infak, dan sedekah agar orang yang mempunyai harta menyerahkannya secara langsung kepada yang berhak menerimanya dan tidak melalui wakil dan perantara. Karena hal itu akan lebih menyembunyikan sedekahnya. Juga disunnahkan dia memberikannya kepada kerabatnya sendiri sebelum kepada orang lain, agar sedekahnya juga bisa dia sembunyikan.

7. Orang yang berdzikir kepada Allah dalam keadaan sendiri hingga kedua matanya basah karena menangis.
Ini adalah amalan yang sangat berat dan tidak akan dirasakan kecuali oleh orang yang mempunyai kekuatan iman dan orang yang takut kepada Allah ketika dia sendiri maupun ketika dia bersama orang lain. Dan tangisan yang lahir dari kedua sifat ini merupakan tangisan karena takut kepada Allah Ta’ala.

Kemudian, penyebutan 7 golongan dalam hadits ini tidaklah menunjukkan pembatasan. Karena telah shahih dalam hadits lain adanya golongan lain yang Allah lindungi pada hari kiamat selain dari 7 golongan di atas. Di antaranya adalah orang yang memberikan kelonggaran dalam penagihan utang. Dari Jabir radhiallahu anhu: Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda:
مَنْ أَنْظَرَ مُعْسِرًا أَوْ وَضَعَ عَنْهُ أَظَلَّهُ اللَّهُ فِي ظِلِّهِ
“Barangsiapa yang memberikan kelonggaran kepada orang yang berutang atau menggugurkan utangnya, maka Allah akan menaunginya di bawah naungan-Nya.” (HR. Muslim no. 5328)
 

Rabu, 26 Desember 2012

17 Aturan Emas/Motivasi Dosis Tinggi Meraih Puncak Kesuksesan Dan Kejayaan



17 Aturan Emas/Motivasi Dosis Tinggi Meraih Puncak Kesuksesan Dan Kejayaan

Oleh : Muhammad Munif(munif bercerita)

1.      Anda Harus Memiliki Ilmu Pengetahuan Terlebih Dahulu Sebelum Yang Lainnya. Dan Ini Adalah Aturan Yang Pertama Dan Terutama.
2.      Sejak Saat Ini, Jadikanlah Alam Raya Sebagai Guru Besar Kehidupan Sejati Anda. Sebab, Di Dalamnya Akan Anda Temukan Banyak Petuah Kebaikan Dan Kebijakan Yang Tak Ternilai Harganya.
3.      Ciptakanlah Keadaan Terpaksa Untuk Diri Anda Yang Hanya Dengan Keadaan Terpaksa Itu Anda Bisa Meraih Semua Impian-Impian Anda.
4.      Janganlah Engkau Memilih Jalur Instant. Karena Yang Instant Itu Lazaimnya Lebih Banyak Mendatangkan Penyakit Mematikan Di Kemudian Hari. Camkanlah!
5.      Fokuslah Seperti Sinar Laser. Jangan Menyebar Seperti Sinar Matahari. Niscaya Engkau Akan Mampu Membakar Atau Melalap Apa Saja Yang Ada Di Depanmu. Tak Terkecuali Besi Baja Yang Paling Keras Sekalipun.
6.      Kokohkan Pondasi Dan Ulang-Ulangilah Terus Bidang Yang Sudah Engkau Kuasai.
7.      Jika Anda Ingin Meraih Masa Depan Emas, Mandirilah Seperti Anak Ayam Kampong! Jangan Biarkan Diri Anda Tergantung Pada Sesuatu Apa Pun Di Luar Diri Anda! Jangan Manja. Sebab, Kemanjaan Hanya Akan Mempercepat Kematian Dan Memperpuruk Keadaan.
8.      Jangan Pernah Merasa Tua Untuk Belajar Dan Memulai. Dalam Kitab Kesuksesan, Tak Mengenal Kata Terlambat. Yang Ada Hanyalah Bergerak Dan Memulai, Tak Peduli Di Usia Berapa Saat Anda Hendak Bergerak! Camkan Baik-Baik Aturan Emas Islam Ini, Niscaya Kegemilangan Masa Depan Segera Anda Raih. Tak Percaya? Silahkan Dicoba.
9.      Kosongkan Cangkir Pikiranmu, Agar Ilmu Baru Bisa Kau Tamping Dan Tak Tumpah!
10.  Ambillah Hikmah (Ilmu Pengetahuan) Di Manapun Ia Berada. Ambillah Dengan Mantap Tanpa Keragu-Raguan. Sebab, Hikmah Itu Adalah Hak Anda.
11.  Cari Tau Ilmu, Amalkan Ilmu Itu Tanpa Kenal Lelah Hingga Puncak Kegemilangan Tercapai.
12.  Jika Anda Benar-Benar Ingin Meraih Puncak Kesuksesan Dan Kejayaan, Maka Menggali Keistimewaan Diri Anda Itu Lebih Penting, Daripada Menonjol-Nonjolkan Kelebihan-Kelebihan Anda. Jadilah Pribadi Yang Istimewa Tapi Tetap Menghargai Keistimewaan Orang Lain. Ingat Aturan Mainnya, Semua Orang Memiliki Keistimewaan, Termasuk Anda!
13.  Jadikanlah Ilmu Itu Sebagai Alat Menuju Tuhan. Jangan Jadikan Ilmu Sebagai Tujuan Hidup. Jika Ilmu Dijadikan Alat Menuju Tuhan, Semakin Kita Berilmu, Maka Semakin Kita Takut Kepada Tuhan. Sebaliknya, Jika Ilmu Dijadikan Sebagai Tujuan Hidup, Semakin Berilmu Kita, Maka Semakin Sombong Dan Angkuhlah Kita. Padalah Dalam Kitab Kesuksesan, Tak Ada Dalam Panggung Sejarah Dunia, Orang Yang Sombong Dan Angkuh Itu Bisa Sukses Dan Berjaya. Orang Yang Sombong Dan Sukses Mumkin Nampak Pernah Mengenyam Kesuksesan, Tapi Itu Pun Sementara. Sebentar Kemudian Ia Pasti Binasa.
14.  Jika Anda Ingin Meraih Puncak Kesuksesan Dan Kejayaan, Janganlah Anda Percaya Pada Kejeniusan, Tapi Percayalah Pada Ketekunan Dan Kerja Keras. Karena Itu, Tekun Dan Bekerja Keraslah, Niscaya Anda Akan Sukses Dan Berjaya!
15.  Jika Engkau Berpikiran Menjadi Rajawali, Maka Engkau Akan Menjadi Rajawali. Dan Jika Engkau Berpikir Menjadi Angsa. Karenanya, Bangunkan Rajawali Yang Ada Dalam Diri Dan Pikiranmu, Niscaya Engkau Akan Terbang Dan Menuju Langit Kesuksesan!
16.  Jika Engkau Ingin Meraih Puncak Kesuksesan Dan Kejayaan, Maka Tidak Bisa Tidak, Engkau Harus Bisa Mengendalikan Dirimu, Sesulit Apapun Keadaanmu Saat Ini.
17.  Dan Segala Sesuatu Yang Diniatkan Karena Allah, Itulah Yang Akan Mencapai Puncak Kesuksesan Dan Kejayaan Yang Abadi.

Sumber : Buku “The Islamic Golden Rules”(Penulis : Laode M. Kamaluddin & Ahmad Mujib El-Syirazy).

Selasa, 25 Desember 2012

Kisah Mualaf Rusia Mendapat Hidayah Islam

Namaku E. Vekilov, 28 tahun dari Rusia. Aku masuk Islam pada tahun 1998, tepatnya setahun setelah aku menyelesaikan sekolah kedokteranku dengan spesifikasi bedah. Sekarang ini aku tengah menyelesaikan program pasca sarjana dan lagi mempersiapkan thesis gelar masterku. Langkahku menerima Islam sedikit tidak lazim di kalangan masyarakat Rusia modern. Karena sudah kadung berkembang luas di Rusia, adanya anggapan bahwa kebanyakan muslim itu tidak berpendidikan dan terbelakang.


Bagiku justru, ilmu pengetahuanlah yang membantuku menentukan pilihanku ini: sedikit lebih tahu tentang aneka ragam struktur anatomi makhluk hidup benar-benar menunjukkan kebesaran Sang Pencipta. Dengan seringnya melihat berbagai penyakit dan penderitaan orang lain membuatku makin memaknai arti hidup ini. Dan aku semakin diyakinkan dengan adanya takdir Tuhan pada seseorang bahwa sepintar apapun dia, sekaya apapun dia dan sekeras apapun usahanya tetap tidak mampu melawan takdir yang telah Tuhan tetapkan padanya.



Lantas, darimana kuperoleh gagasan tentang Sang Pencipta ini? Sedangkan aku hidup di lingkungan yang kebanyakan orang-orangnya berfaham atheis ini. Aku sendiri, dibesarkan dalam keluarga yang notabene tidak beragama, kedua orangtuaku dan nenekku tidak beragama. Sejak kecil aku tidak mendapat pendidikan tentang agama akan tetapi samar-samar aku ingat dulu pernah merasa bahwa Dia dzat yang Maha Besar yang menciptakan alam semesta ini.



Ketika remaja, aku banyak membaca literature tentang agama, tetapi yang ada di Rusia kebanyakan tentang faham atheis saja dan aku tidak menemukan hal yang bisa menarik perhatianku. Kemudian, di awal tahun 90 an, aku memiliki Injil Perjanjian Baru. Setelah mempelajarinya, aku malah makin tidak mengerti. Aku tidak mengerti, bagaimana kedudukan Yesus sebenarnya, bagaimana ia bisa jadi manusia dan jadi Tuhan sekaligus, bagaimana Tuhan bisa mempunyai anak, mengapa harus ada trinitas dan mengapa Yesus menanggung semua dosa manusia.



Aku telah menanyakannya pada pendeta, tetapi ia terus saja menjawab bahwa Injil itu mutlak diyakini kebenarannya bukannya ditelusuri masuk akal tidaknya seperti buku-buku biasa lainnya. Dan bagaimana gereja bisa menentukan mana yang sacral dan mana yang tidak. Karena antara gereja satu dengan lainnya kadang berbeda. Hal lain yang mengganjalku adalah pengikut gereja memerlukan perantara untuk berdoa kepada Tuhan, tidak bisa tidak, menurut para pendeta. Belum lagi hal-hal tentang Yesus sang Penebus Dosa, sakramen, tokoh atau orang-orang suci dan imejnya dan pelayanan gereja yang rumit lainnya. Benar-benar tidak mudah untuk dipahami. Aku memilih untuk tidak bergabung dengan hal-hal seruwet itu.



Kenudian, aku berupaya hidup mengikuti arus yang ada. Menjalani rutinitas seperti biasanya meskipun kekosongan jiwa terus menderaku. Ternyata lama kelamaan aku makin merasa makin kehilangan arah dan makin tersesat saja. Dan tanpa kusangka-sangka, di musim semi tahun 1998, aku bertemu salah seorang kolegaku. Seorang ahli bedah juga yang telah bekerja selama 12 tahun di Mauritania (barat laut Afrika) dan dalam rangka pulang kampong sebentar ke Rusia. Ternyata di sana ia telah masuk Islam. Karena sering berkomunikasi dengannya secara intens, aku sedikit demi sedikit mulai mengenal Islam. Bahkan kemudian, ia secara khusus mencarikanku literature-literatur tentang Islam dalam bahasa Rusia, menerangkannya padaku, membacakan Al Qur’an dan menerjemahkannya juga.



Selain itu, ternyata ia juga mahir berbahasa Arab. Dengan merendah, ia mengatakan di sela-sela kesibukannya sebagai dokter, tanpa kenal lelah ia terus belajar bahasa Arab. Meskipun awalnya sulit sekali. Walaupun kami hanya bertemu dalam waktu yang tidak terlalu lama, apa yang disampaikannya padaku sungguh sangat mengena di hatiku. Aku merasa inilah jalan hidup yang benar. Tanpa perlu membuang-buang waktu lagi, aku mengutarakan keinginanku masuk Islam.



Di suatu hari yang cerah, kami ditemani rekannya yang bernama Halid, datang ke mesjid di pusat kota. Di depan seorang imam dan beberapa muslim lainnya, aku mengucapkan dua kalimat syahadat. Sejak saat itulah, hidupku benar-benar berubah. Berubah dalam arti yang baik. Dalam pencarianku yang panjang, akhirnya aku menemukan Islam yang di dalamnya aku bisa menemukan ketenangan pikiran dan jiwa. Ini benar-benar karunia yang besar dari Allah subhanahu wa ta’ala. Ada hadits Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan, “Bahwa setiap anak dilahirkan dalam fitrahnya yaitu Islam, orang tuanyalah yang membuatnya jadi Kriten, Yahudi ataupun Majusi.”



Seiring dengan proses belajar menjadi seorang muslim yang baik, maka kehidupan pribadi ku juga makin membaik. Hal ini turut membawa pengaruh baik dalam lingkungan kerja dan lingkungan keluargaku. Banyak yang terheran-heran dengan perubahanku ini. Seorang pria muda yang bekerja di bidang dimana atmosfirnya dipenuhi daya tarik materialistis, di samping erat terlibat dengan sains, kok tiba-tiba menjadi seorang muslim. Sering ke masjid dan menghadiri majelis taklim, tidak makan daging babi, berjenggot dan melaksanakan shalat.



Jika seseorang hanya diberi dua pillihan: masuk Kristen atau masuk Islam. Orang yang berakal sehat tidak akan ragu-ragu dengan pilihannya, dan akan lebih memilih Islam dengan ajarannya yang meyakini hanya ada satu Tuhan saja, yaitu Allah subhanahu wa ta’ala dan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, sebagai Nabi dan Rasul-Nya ketimbang Kristen dengan keruwetan theologinya.



Yang pasti, tidak semua yang ada di sekitarku memahami dan mendukung pilihanku ini. Ada yang mengataiku gila dan pengkhianat Russia. Ada juga yang menjulukiku ‘Wahhabi’ dan itu mungkin hanya karena aku sekarang berjenggot.



Dibanding dengan pendahuluku sesama orang Rusia, Lev Tolstoy, liku-liku yang kujalani setelah memeluk Islam takkan ada apa-apanya. Tak banyak yang tau memang, kalo Lev Tolstoy, cendekiawan dan penulis terkenal dari Rusia yang banyak berkontribusi dalam karya sastra dan sejarah Rusia ternyata sudah memeluk Islam. Sejak tahun 1870 an, ia lebih berkonsentrasi pada hal-hal seputar kematian, dosa, hukuman dan perbaikan moral dalam karya-karyanya. Cara berpikirnya seperti itu dianggap sangat tidak lazim oleh masyarakat Rusia saat itu. Sehingga ia dikucilkan dan dianggap sebagai orang terkutuk. Kerabat dan teman-teman dekatnya semua menjauh. Tokoh liberal menganggapnya gila. Tokoh revolusioner dan radikal menganggapnya penuh mistis. Pemerintah menganggapnya pemberontak yang berbahaya. Pihak gereja menganggapnya sebagai pengikut aliran setan terlaknat. Ia akui semua itu berat baginya, akan tetapi predikat muslim yang tertanam dalam hatinya cukup sebagai pelipur lara. Ia berkata,



“Cukup lihat aku sebagai seorang muslim yang baik dan yang hanya bertuhankan Allah subhanahu wa ta’ala dan Muhammad adalah utusan-Nya, maka semua akan baik-baik saja.”


Seperti yang kita tahu ada hadits yang mengatakan bahwa dunia ini adalah penjara bagi orang mukmin dan surga bagi orang kafir. Biarkan saja orang lain menertawakanmu sekarang itu lebih baik daripada cemoohan syaitan padamu di hari Pembalasan kelak, karena telah berhasil memperdayaimu. Semoga kisahku ini bermanfaat dan semua yang benar datangnya dari Allah.

  

Sumber: howtoconvert.com


Senin, 24 Desember 2012

Selamat Hari Natal Bagi Anda yang Merayakannya

wikipedia.com Natal (dari bahasa Portugis yang berarti "kelahiran") adalah hari raya umat Kristen yang diperingati setiap tahun oleh umat Kristiani pada tanggal 25 Desember untuk memperingati hari kelahiran Yesus Kristus. Natal dirayakan dalam kebaktian malam pada tanggal 24 Desember; dan kebaktian pagi tanggal 25 Desember.
Dalam tradisi barat, peringatan Natal juga mengandung aspek non-agamawi. Beberapa tradisi Natal yang berasal dari Barat antara lain adalah pohon Natal, kartu Natal, bertukar hadiah antara teman dan anggota keluarga serta kisah tentang Santa Klaus atau Sinterklas.