Tampilkan postingan dengan label news. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label news. Tampilkan semua postingan

Minggu, 14 April 2013

UN 2013 Ditunda di 11 Provinsi


UN 2013 Ditunda di 11 Provinsi

UN 2013 Ditunda di 11 Provinsi - Penyelenggaraan UN 2013 yang seharusnya dilaksanakan mulai besok 15-18 April 2013 untuk jenjang SMA/MA/SMALB dan Paket C dan 15-17 April 2013 untuk jenjang SMK, terpaksa harus ditunda pelaksanaanya untuk 11 provinsi yaitu :
Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Bali, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi selatan,  Gorontalo
seperti dilansir Metro TV News Penundaan itu disebabkan karena permasalahan teknis pada salah satu perusahaan percetakan pemenang tender pengadaan UN.

Menanggapi keterlambatan tersebut, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Nuh menyampaikan permohonan maafnya atas mundurnya pelaksanaan UN di seluruh provinsi di Indonesia bagian tengah.

Percetakan Ghalia Indonesia yang seharusnya berkewajiban mencetak naskah UN untuk ke 11 provinsi di Indonesia bagian tengah, gagal memenuhi targetnya untuk mengirimkan soal tepat waktu.

Akibat keterlambatan itu seluruh pelaksanaan UN untuk pelajar SMA, SMK, SMALB dan MA di 11 provinsi di Indonesia tengah terpaksa diundur. Sementara itu, pelaksanaan UN di Indonesia bagian timur dan barat tetap berjalan sesuai jadwal. Rencananya Ujian Nasional akan dilaksanakan mulai tanggal 17 April Mendatang untuk 11 provinsi yang mengalami penundaan UN 2013

Tags   #Berita    #Edukasi    #Ujian Nasional

Baca Juga ::


Jika anda merasa ini adalah sebuah info yang penting dan bermanfaat, Kami Mohon Share (Bagikan) Link blog sederhana ini pada teman atau kerabat anda melalui link share ke sosial media yang telah disediakan, sehingga blog sederhana ini dapat memberikan manfaat bagi banyak pihak, Terima Kasih,,,
Salam AYO BACA


Rabu, 16 Januari 2013

Banjir, Satu Keluarga Tewas Tersengat Listrik


Banjir, Satu Keluarga Tewas Tersengat Listrik
Semarang - Satu keluarga yang terdiri dari empat orang, yakni ayah dan ketiga anaknya diketahui tewas di dalam rumah di Jalan Mukti Graha B 12, RT 05/RW 15, Kelurahan Muktiharjo Kidul, Kecamatan Pedurungan, Semarang, Rabu (16/1/2013) malam.

Keempat korban diduga tewas akibat tersengat arus listrik dari kulkas yang korslet akibat genangan banjir yang melanda wilayah itu. Keempat korban yang tewas yakni Agus Susanto (50) yang merupakan seorang pegawai bank dan tiga anaknya masing-masing Regina (18), Nicolas (12) dan Alexandro (10).

Seorang saksi Rico Hastono (19) yang pertama kali menemukan para korban mengatakan semua korban yang tewas ditemukan di ruang tengah. Ketika itu ia yang juga merupakan pacar korban Regina mengetahui saat bertamu ke rumah. "Saat itu lampu rumah masih nyala, tapi pintu terkunci saya ketuk-ketuk nggak ada yang bukain pintu, pas saya intip ke jendela kok sudah tergeletak," kata Rico.

Melihat kejadian itu, Rico kemudian menghubungi warga sekitar dan ketua RT untuk mendobrak pintu. Ia pun mengaku sempat mengirimkan pesan melalui Blackberry Messenger pada sekitar pukul 10.00 WIB namun tidak ada balasan.

Sementara itu tetangga korban Nico (43) mengatakan posisi para korban tidak berada pada satu tempat. Agus dan Nicolas tidak jauh berada dari kulkas, sedangkan korban Regina berada di kursi dan Alexandro berada di sebelahnya. Ketika itu rumah tersebut terendam air setinggi sekitar 30 centimeter.

Menurut Nico ada luka di tubuh Agus dan mengeluarkan darah yang diduga akibat terjatuh dan membentur lantai. Menurut ketua RW setempat, Suratman (57), istri Agus sudah meninggal sejak dua tahun lalu. Sehingga rumah tersebut hanya dihuni Agus dan anak-anaknya.

Mengetahui peristiwa itu, rumah korban langsung ramai dikerumuni warga. Petugas dari Unit Identifikasi dan Olah TKP (Inafis) Polrestabes Semarang, Polsek Pedurungan dan petugas Search and Rescue (SAR) Kota Semarang melakukan penyelidikan dan identifikasi. Rumah tersebut kemudian diberi garis polisi.

Keempat jenazah dibawa ke RSUP DR Kariadi sekitar pukul 23.15 WIB untuk diotopsi. Kepala Polsek Pedurungan, Kompol Yudi Artowiyono mengatakan masih melakukan penyelidikan terkait tewasnya keempat korban. Tidak ada luka ditubuh korban, hanya Agus yang terluka diduga karena terbentur lantai.

Hasil sementara, kondisi rumah yang tergenang air diduga menyebabkan konrsleting pada alat elektronik yang akhirnya menewaskan korban akibat tersengat arus listrik. "Posisi kulkas memang bawahnya terendam, tapi belum bisa dipastikan. Besok (hari ini- Kamis 17/1/2013- red) kami lakukan oleh TKP," ujar

Yudi.Banjir, Satu Keluarga Tewas Tersengat Listrik


Senin, 07 Januari 2013

Wamendikbud akan gugurkan sekolah bocorkan soal UN


Wamendikbud
Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Musliar Kasim menyatakan akan menggugurkan sekolah yang membocorkan soal Ujian Nasional 2013 kepada siswa.

"Kami akan menggugurkan sekolah yang terbukti membocorkan soal UN saat pelaksanaan ujian nasional berlangsung," katanya di Banda Aceh, Sabtu.

Musliar menjelaskan meski soal UN tersebut sulit untuk bocor dan beredar kepada siswa, namun pihaknya tetap memberikan peringatan keras kepada seluruh sekolah di seluruh Indonesia agar tidak melakukan kecurangan saat ujian tersebut diselenggarakan.

Ia mengatakan untuk antisipasi kebocoran soal tersebut pihaknya membuat 20 soal yang berbeda-beda dalam setiap ruangan ujian nasional tersebut.

"Artinya, soal yang akan dibuat pada UN kali ini ada 20 model dan soal ini akan berbeda yang diterima oleh satu siswa dengan siswa lainnya yang ada dalam satu ruangan," katanya.

Ia meyakini dengan perbedaan soal tersebut akan mampu menghasilkan lulusan yang lebih baik dan memperkecil kecurangan terhadap ujian yang berlangsung secara nasional itu.

"Dalam pelaksanaanya, UN juga akan dipantau secara ketat sebagai upaya antisipasi dari kecurangan yang dilakukan oleh pihak-pihak tertentu," katanya.

Ia mengatakan dengan pembuatan soal yang berbeda-beda tersebut, juga dapat meminimalisir kegiatan kerja sama antara perserta ujian yang diselenggarakan secara serentak itu.

"Kami yakin peserta UN tidak bisa berkompromi dengan peserta lainnya karena soal yang dimilikinya tidak sama," demikian Musliar.

Wamendikbud akan gugurkan sekolah bocorkan soal UN

Kamis, 27 Desember 2012

Game Tetris Sebagai Terapi Pasca Trauma

Siapa sih yang nggak kenal game "Tetris". Sebuah video game yang aktif melibatkan gerak, berputar dan disusun guna menciptakan bentuk garis horizontal blok tanpa sela. Nama tetris berasal dari kata "Tetra", yang artinya empat. mengapa? Karena jumlah balok pada masing-masing bangun terdiri dari empat balok. Game ini diciptakan oleh ilmuwan Rusia, Alexe Patjinov pada tahun 1984. Hingga saat ini tetris masih digemari oleh semua golongan usia, mulai dari anak-anak, remaja, dewasa maupun lansia. 

Tidak hanya menarik dan menyenangkan saat bermain game tetris ini ada pula dampak positifnya. Menurut penelitian dari Universitas Oxford (Inggris) bahwa tetris mampu mengurangi kenangan yang menyakitkan terkait dengan Post Traumatic Stress Disorder (PTSD). Post Traumatic Stress Disorder (PTSD) adalah gangguan kecemasan yang dapat mempengaruhi mereka yang telah mengalami peristiwa yang traumatis psikologis.

Sebuah penelitian yang melibatkan 40 sukarelawan berhasil membuktikan pernyataan tersebut. Ke-40 orang tersebut dibagi menjadi dua grup. 20 orang hanya bertindak sebagai penonton game, sedangkan 20 lainnya  masuk ke dalam grup yang memainkan game tersebut selamat 40 menit.

"Grup pemain game tetris terbukti memiliki sindrom trauma yang berkurang dibandingkan grup yang hanya menonton saja. Pasalnya, game tersebut mampu mengacak memori seseorang melalui warna blok dan suara pendukung yang terdapat dalam game tersebut," kata peneliti dari Univesitas Oxford.

Game tetris ini mampu menyentuh psikologi seseorang melalui tiga cara. Pertama adalah kemampuan sensorik dan motorik yang masing-masing dapat diubah sedemikian rupa karena adanya pergantian kejadian yang di alami seseorang dalam setiap kehidupannya. Kedua adalah terbatasnya memori yang dimiliki seseorang sehingga sangat mudah 'menindih' sebuah memori dalam otak dengan peristiwa-peristiwa baru dalam hidup. Ketiga, yaitu adanya jeda waktu yang dapat terisi dalam memori seseorang untuk dijadikan tempat menyimpan memori baru yang terjadi. 

(akh/plosone)

Senin, 24 Desember 2012

Banjir Surut, Aliran Listrik di Kp Melayu juga Ikut Surut

Jakarta - Banjir yang melanda di kelurahan Kampung Melayu perlahan mulai surut. Namun sebagian warga yang sempat mengungsi sudah mulai balik ke rumah. Mereka terlihat membersihkan rumahnya masing-masing dari lumpur yang terbawa arus saat banjir menerjang.

Pantauan detikcom Pukul 19.30 WIB, Senin (24/12/2012), di Gang Anwar RW 01, Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur, air sudah mulai turun hingga 30 sentimeter, sebagian warga sudah mulai kembali ke rumah untuk membersihkan rumah mereka.

"Di RW 01 gang Anwar, air sudah mulai surut ketika Pukul 15.30 WIB, air turun 30 Cm, warga yang kena masih enam RT rumah masih ada kerendam. Umumnya warga ngungsi basement hermina," ujar Ketua RW 01 M. Haris, saat ditemui di posko RW 01, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur.

Haris menuturkan dari 6 RT yang ada di RW 01 masih ada rumah yang digenangi air ketinggian 1,5 meter. "Kalau di Rt 13 ketinggian air masih 1,5 meter, sampai saat ini masih belum ada yang mengeluh sakit. Banjir kalau lancar paling sampai pukul 02.00 WIB dini hari baru surut sampai bibir Kali Ciliwung itu pu kalau nggak ada banjir kiriman," sambungnya.

Sementara itu warga lainnya, Nanang Sukirna (26) warga Rt 04 mengaku tempat tinggalnya masih digenangi air sampai dengan dua meter. Hal serupa juga terjadi di RW 01 gang Anwar, pemukiman warga di Kampung Pulo tepatnya di RW 02 dan RW 03 sebagian rumah masih digenangi banjir dengan ketinggian dua meter dan aliran listrik di pemukiman tersebut padam. Sama hal nya dengan warga yang tinggal di Gang V, Rt 03 dan Rt 04 didaerah RW 03 ketinggian air masih mencapai 3 meter.

"Rumah saya juga masih mati lampu barang dirumah sebagian udah dinaikin dilantai 2, ya kalau mati gini kita cuma bisa wapada aj lagi pula warga disini gotong royong jaga keamanan," kata Nanang.

Nanang menuturkan listrik di Kampung Pulo telah dipadamkan dari pagi hari sampai dengan sekarang. Menurutnya masih banyak warga yang bertahan di lantai dua rumahnya.

"Listrik Mati dari kurang lebih dari pukul 08.00 WIB sampai sekarang belum dinyalain soalnya takut nanti konsleting listrik, sebagian rumah di Rt 03 dan 04 di rw 03 masih pada mati lampu. Kebanyakan mereka masih bisa bertahan," tandasnya.


Sabtu, 22 Desember 2012

Tabrakan Bus Akas Vs APV di Purwosari, 1 Orang Tewas 3 Kritis



Pasuruan - Tabrakan antara Bus Akas dan Suzuki APV terjadi di jalur tengkorak Surabaya–Malang, tepatnya di pertigaan Puntir, Purwosari. 1 Orang tewas dan 3 orang kritis dari penumpang APV, yang semuanya warga Malang.

Informasi yang dihimpun di lokasi menyebutkan, kecelakaan bermula saat APV nopol N 1502 CS yang dikemudian Warno (50) melaju kencang dari arah selatan, Sabtu (22/12/2012) malam. Saat menyalip kendaraan di depannya, APV mengambil jalur berlawanan. Di saat bersamaan datang dari arah selatan Bus Akas nopol N 7242 UR, sehingga tabrakan antara APV dan bus pun tidak bisa terhindarkan. Akibat tabrakan itu, seluruh bodi depan APV hancur. Seorang penumpang diketahui bernama Amin Sastro (24), tewas seketika. Sementara itu Warno dan 2 penumpang lainnya, Evita (56) dan Tarno (50) dibawa ke rumah sakit karena kritis.

"APV tadi dari utara menyalip kendaraan sampai memakan jalur kanan," kata Nadid, salah seorang warga di lokasi.

Menurut Nadib, jenazah korban kemudian dibawa ke Malang. Sementara itu, ketiga korban luka dilarikan ke RSU Saiful Anwar Malang (RSSA) setelah sempat dirawat di Puskesmas Purwosari.

"Jenazah tadi dibawa ke Malang. Yang luka ada yang ke Malang dan ke Surabaya," jelas Nadib.

Belum ada ada keterangan resmi dari pihak kepolisian, karena hingga semua korban dievakuasi dan dirujuk ke rumah sakit, belum ada satupun petugas kepolisian di lokasi.

Briptu Eko Wijaya, Anggota Brimob Korban Penembakan di Poso Meninggal

Jakarta - Setelah dirawat secara intensif di RS Undata Palu, Sulawesi Tengah, Briptu Eko Wijaya Sumarno meninggal dunia. Eko adalah anggota Brimob Polda Sulteng yang menjadi korban baku tembak dengan kelompok teror di Poso.

"Briptu Eko Wijaya, anggota Brimob yang dirawat di RS Undata Palu telah meninggal dunia," ujar Karopenmas Mabes Polri, Brigjen Boy Rafli Amar, melalui pesan singkatnya, Minggu (23/12/2012).

Eko meninggal pada pukul 23.15 waktu setempat. Boy sendiri belum mengetahui kapan jenazah akan dipulangkan ke tempat asalnya di Semarang.

"Rencana pemakaman jenazah masih dikoordinasikan dengan pihak keluarga," jelas Boy.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada Kamis (20/12) siang terjadi aksi baku tembak antara patroli Brimob dengan kelompok bersenjata di Desa Tambarana, Poso Pesisir dan sekitar Gunung Kalora, Sulawesi Tengah. Tiga personel Brimob Polda Sulteng gugur dalam baku tembak tersebut.

Mereka adalah Briptu Wayan Putu Ariawan, Briptu Winarto, Briptu Ruslan. Sementara Briptu Eko Wijaya, Briptu Lungguh Anggara dan Briptu Siswandi mengalami luka tembak. Mereka yang terluka rata-rata di bagian perut, dada, dan dagu.

Polri pun mengirim pasukan tambahan yang dipimpin langsung oleh Kepala Korps Brimob Mabes Polri. Pasukan ini untuk membantu Polda Sulawesi Tengah melakukan pengamanan di Poso dan daerah sekitarnya.

sumber: detik.com

Duh! Kemacetan dan Banjir di Jakarta Bikin Kacau Jadwal Penerbangan

Jakarta - Hujan deras yang melanda Jakarta Sabtu (22/12) kemarin sore menimbulkan kemacetan parah. Berbagai ruas jalan tergenang air sehingga menghambat arus lalu lintas. Saking parahnya kemacetan di Jakarta, sejumlah jadwal penerbangan ke luar negeri pun menjadi kacau.

Kacaunya jadwal penerbangan bukan karena pesawat tidak bisa terbang. Namun crew kabin pesawat harus berjuang dulu menembus kemacetan untuk sampai Bandara Soekarno Hatta.

Informasi dari Humas Angkasa Pura II Bandara Soekarno Hatta, Yudis Setiawan, pesawat Etihad tujuan ke Abu Dhabi mengalami penundaan bahkan hampir 5 jam akibat kemacetan tersebut. "Pesawat dijadwalkan berangkat pukul 18.00 WIB, namun baru bisa terbang pukul 22.50 WIB karena crew cabinnya terjebak macet," ucap Yudis saat dihubungi detikcom, Minggu (23/12/2012).

Yudis mengatakan, calon penumpang pesawat bernomor EY 471 itu sudah diberikan penjelasan terkait kondisi tersebut. "Penumpang sudah diberikan pengarahan dan mereka mengerti," tambah Yudis.

Selain pesawat tujuan Abu Dhabi tersebut, di terminal internasional ada 3 pesawat lain yang juga mengalami delay. Pesawat Turkish Airlines tujuan Istanbul dan serta Garuda Indonesia tujuan Singapura.

Turkish Airlines dijadwalkan berangkat pukul 20.35 WIB dan baru bisa terbang pukul 22.00 WIB. Sedangkan Garuda Indonesia yang semula dijadwalkan pukul 16.35 WIB menjadi pukul 17.40 WIB.

"Turkish Airlines dan Garuda hanya mengalami delay sekitar 1 jam. Kondisi tersebut sudah biasa, tidak terlalu signifikan," jelasnya.

Namun khusus Turkish Airlines dan Garuda, pihaknya belum mendapat informasi detil penyebab penundaan itu. "Saya tidak bisa memastikan penyebab delaynya adalah terjebak macet semua. Karena belum ada laporan dari pihak yang bersangkutan. Meskipun delay kemarin memang terjadi setelah hujan deras," ucapnya.

Yudis mengatakan, selain penerbangan internasional, penerbangan dalam negeri juga sempat mengalami hambatan. Namun ia enggan mengungkapkan berapa banyak pesawat yang mengalami penundaan keberangkatan tersebut.

"Kalau yang dalam negeri tidak dapat dibandingkan, karena memang kondisi cuacanya yang sedang kurang bagus," jelasnya.

Untuk jalur penerbangan hari ini, Yudis mengatakan masih aman. "Untuk hari ini masih lancar, malah tidak terlalu ramai," tutupnya.